|
JAKARTA : PT Pertamina mulai 1 Desember 2006 pukul 00.00 WIB menurunkan harga BBM industri dan pertamax menyusul turunnya harga minyak dunia.
Kepala Divisi Humas Pertamina Toharso di Jakarta, Rabu mengatakan, harga minyak Mid Oil Platt Singapore (MOPS) periode November 2006 yang menjadi patokan harga BBM di dalam negeri turun 0,8-3,8 persen.
"Selain itu, penurunan harga BBM industri dan pertamax juga karena penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sebesar 0,75 persen," katanya.
Menurut dia, harga solar industri turun 3,4 persen, minyak tanah 4,9 persen, premium 0,6 persen, minyak diesel 3,3 persen, dan minyak bakar 2,3 persen.
Ia mencontohkan, harga solar di Pulau Jawa turun menjadi Rp5.215,1 per liter, premium Rp4.795,5 per liter, minyak tanah Rp5.440,6 per liter, minyak diesel Rp5.007,2 per liter, dan minyak bakar Rp3.142,7 per liter.
Sementara itu, harga Pertamax per 1 Desember 2006 di wilayah Jakarta, Banten dan Jabar turun Rp50 per liter dari sebelumnya Rp4.850 per liter menjadi Rp4.800 per liter.
Di Bali, harga Pertamax turun Rp100 per liter dari Rp5.250 per liter menjadi Rp5.150 per liter, dan Medan, Sumsel, serta Kalimantan turun dari Rp5.400 per Rp5.250 per liter.
Sumber : Media Indonesia (Ndy/OL-03) |