The King ABT Jogja 2008: Mitsubishi Lancer
03 June 2008
Let the best one win! Mungkin ini tema yang patut diberikan pada Mitsubishi Lancer keluaran tahun 2001 ini. Sedan ini diakui pemiliknya Josephine atau akrab disapa Ochick telah beberapa kali mengalami perubahan konsep dan ekstrim. Dan ia tak pernah putus asa dan tetap setia mengikuti event ABT sejak tahun 2004. "Pokoknya harus sampai jadi The King," ungkap pria berbadan subur ini.
Kreatifitas gubahan pada mobilnya memang terlihat pada peruntukkannya. "Mobil ini memang khusus dibangun untuk kebutuhan kontes. Bukan untuk pemakaian harian," imbuh Ochick tegas. Aura kostum pun dikedepankan untuk mewujudkan ambisinya. Eskterior kostum body conversion seperti yang terlihat pada foto menggunakan bahan material full plat. Lalu selanjutnya diguyur dengan cat air brush dominasi biru sesuai tema yang dikejar, yaitu futuristik style. Demikian juga dengan lampu utama dan buritan yang menanggalkan karakteristik asli Mitsubishi. Pasalnya baik lampu utama dan lampu belakang pun dibuat kostum. Demikian juga saluran gas buang alias knalpot juga dibuat kostum.
Di bagian interior tak ada lagi atap, karena di papas habis. Material interiornya sendiri diakui Ochick menggunakan mayoritas fiber. Di mana kursi hanya tinggal disisakan satu (single seater) untuk driver di tengah kabin. Di antara kursi tunggal tersebut tersebar desain kosmetik audio visual. Temanya terlihat seperti kokpit pesawat di interior.
Kesiapan Mitsubishi Lancer ini meraih trofi puncak memang terlihat lebih dominan dibanding tiga nominator King lainnya. Salah satu buktinya pada saat test dyno. Sedan kontes ini hanya satu di antara dua kontestan King Nominee yang berhasil melalui uji output tenaga mesinnya pada ban. Meski tidak terlalu mencatat hasil memuaskan saat tes dyno, sedan yang diklaim telah menghabiskan dana sekitar Rp 500 juta ini mencatat output tenaga 40,6 hp dan torsi 30,3 kw pada 132 km/jam dari mesin 4-silindernya yang telah dilengkapi turbocharged ini.
Sebelum meraih gelar The King ABT Jogja pada pengumuman puncak, sedan futuristik ini juga berhasil merebut beberapa penghargaan tropi ABT Jogja 2008 lainnya, yaitu The Hottest Asian Modified Car, Knock Out Instal, Best Sedan, Best Mitsubishi, Hottest Engine Bay, dan The Show Stopper. "Saya memang sudah feeling bakal menang, karena tingkat detail pengerjaannya bisa disebut lebih detail dibanding King Nominee lainnya," ungkap Ochick.
Sayangnya meski barhasil keluar sebagai The King ABT Jogja 2008, pria yang tergabung di klub mobil Option Jogjakarta ini tidak menjanjikan akan berangkat ke Final Battle ABT di Jakarta pada bulan Desember nanti. Enggak ingin menyusul Prasetyo dari klub mobil yang sama, Option chapter Surabaya yang keluar sebagai The King ABT Surabaya 2008 dan berjanji akan ke Jakarta kalo menang? Ayo,bung....kami tunggu kehadiran Anda di Jakarta bulan Desember nanti
Acara ini disponsori oleh: Mitsubishi Motors |